Siswa SD Tiga Bahasa Tunas Budi Luhur Belajar Jurnalistik Digital ke Tribun Kaltim

MRN.COM- Sebanyak 20 siswa sekolah dasar tiga bahasa Tunas Budi Luhur , Balikpapan tampak riang gembira, ketika melakukan kunjungan jurnalistik ke kantor harian Tribun kaltim, di jalan Indrakila RT 7 No 1, Kampung Timur, Gunung Samarinda, Balikpapan, Senin 3 April 2023.
Kedatangan siswa kelas VI itu dipimpin langsung oleh kepala sekolah Agus Sukemi, SPd bersama tiga guru pembinan sekolah itu. Mereka diterima langsung oleh manajer produksi koran harian Tribun Kaltim, Fransiena Luhukay.
Tamu anak-anak sekolah dasar itu langsung dibawa ke ruang redaksi sebagai dapur utama wartawan dan redaktur melakukan pekerjaannya. Kepada siswas sekolah Tunas Budi Luhur itu, Fransiena menjelaskan tentang proses dan cara membuat berita.

Pada saat ini, kantor Tirbun Kaltim, bukan hanya mencetak koran saja tetapi juga memliki portal berupa website: Tribunkaltim.co, yang bisa langsung dibaca di internet.
Oleh karena itu ruang kerja di kantor itu bukan hanya untuk wartawan cetak saja, akan tetapi juga kantor untuk memroduksi berita online juga off-line sekaligus. Disana sudah dibuatkan pula ruang-ruang studio untuk membuat video serta audio visual.
“Selain membuat laporan dari lapangan, disini sudah ada ruang studio untuk wawancara narasumber untuk membuat file file digital berupa video,” kata Fahmi, yang mengurusi stusio digital Tribun Kaltim.
Bocak-bocah siswa SD tiga bahasa Tunas Budi Luhur itu, selain dibawa masuk ke ruang redaksi juga dibawa ke studio digital, serta ruang pencetakan koran. Disana, para siswa bisa mengetahui seberapa besar mesin cetak untuk membuat koran.
Kepala sekolah SD tiga bahasa Tunas Budi Luhur, Agus Sukemi mengatakan bahwa ini yang pertama kali siswa dibawa berkunjung ke kantor koran.
“Jadi ini merupakan pengalaman pertama, saya sendiri juga belum pernah melihat proses percetakan koran. Dengan kunjungan ini anak-anak akan mengetahui proses cetak koran pada era digital,” kata Agus Sukemi.

Menurut Agus, dengan membawa siswanya ke kantor Tribun Kaltim, maka anak-anak dapat memahami bagaimana koran cetak dan bagaimana membuat berita di online, “Anak-anak bisa mendapatkan pengalaman itu,” kata dia.
Lebih dari itu, kata dia, setelah melakukan kunjungan itu semua siswanya diberi tugas untuk membuat laporan digital berupa foto, audio visual serta narasi selama mengunjungi kantor Tirbun Kaltim.
“Hasil arya anak-anak itu akan kami unggah ke instagram dan youtube milik sekolah. Dengan demikian anak-anak, orang tua dan sekolah akan bisa mengetahui langsung karya anak-anak,” kata Agus Sukemi.
Agus menegaskan bahwa pihaknya ingin memberikan skil tambahan bagi siswa untuk melakukan tugas tambahan termasuk mengajak dan memperkenalkan sekolah itu lewat karya-karya digital. ***
