Aliansi Peduli Pondok Pesantren Kediri Raya Gelar Aksi Damai, Tuntut Trans 7 Ditutup
REFORMASINEW.COM // Kediri, 23 Oktober 2025 – Aliansi Peduli Pondok Pesantren Kediri Raya menggelar aksi damai di Simpang Lima Gumul (SLG) hari ini, Kamis (23/10/2025). Aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan moral terhadap pondok pesantren, ulama, kyai, dan santri di seluruh Indonesia, menyusul pemberitaan TV Swasta Trans 7 yang dianggap meresahkan masyarakat.
Aksi yang diikuti oleh sekitar 100 orang ini berjalan tertib, aman, dan lancar dengan pengawalan ketat dari anggota Intel Polres Kediri. Koordinator lapangan utama aksi, Gus Fuad Badas, menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Kediri, Dandim 0809/Kediri, dan Kasat Intel Polres Kediri atas dukungan dan pengamanan yang diberikan sehingga aksi berjalan tanpa halangan.
Dalam aksinya, Aliansi Peduli Pondok Pesantren Kediri Raya menyampaikan beberapa tuntutan, yaitu:
1. Boikot Trans 7, cabut izinnya, dan tangkap penanggung jawab program.
2. Adili penanggung jawab rumah produksi.
3. Tangkap pengisi suara yang dianggap menghina Mbah Romo Yai Anwar Mansyur.
4. Tutup Televisi Trans 7 Corporation.
Aksi ini merupakan respons terhadap pemberitaan Trans 7 yang dianggap telah meresahkan masyarakat, khususnya kalangan pondok pesantren. Aliansi Peduli Pondok Pesantren Kediri Raya berharap tuntutan mereka dapat segera dipenuhi demi menjaga nama baik dan kehormatan pondok pesantren di Indonesia.
Pewarta: tim / redaksi
