REFORMASINEW.COM // – SAMPANG – Krisis air bersih dampak kemarau panjang di Kabupaten Sampang, Madura menjadi perhatian serius oleh jajaran Polres Sampang Polda Jatim.
Hal itu dibuktikan melalui kegiatan Bakti Sosial oleh Polres Sampang Polda Jatim, dengan menyaluurkan bantuan air bersih sebanyak 120.000 liter pada Kamis (22/10/2026) yang lalu.
Kapolres Sampang Polda Jatim, AKBP Anang Hardiyanto, S.IK mengatakan, penyaluran bantuan air bersih yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Mubarok Lanbulan, Desa Barorasang, Kecamatan Tambelangan saat itu adalah upaya Kepolisian membersamai masyarakat dalam kondisi sulit.
Puluhan truk tangki serta mobil pick-up yang membawa air bersih langsung bergerak menyebar ke titik-titik distribusi yang telah ditentukan oleh pengasuh pondok.
Tak ketinggalan, mobil AWC (Water Cannon) milik Polres Sampang Polda Jatim juga dikerahkan untuk langsung menyuplai air bersih ke dalam lingkungan Pondok Pesantren Lanbulan.
“Aksi sosial ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan,” kata AKBP Anang.
Ia menegaskan, Polisi Bersama Masyarakat bukan hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif memberikan solusi langsung saat masyarakat menghadapi kesulitan ataupun bencana.
Sementara itu, KH. Ahmad Ghozali Mf bersama para pengasuh pondok pesantren lainnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Kapolres Sampang beserta jajaran atas bantuan air bersih yang diberikan.
Bantuan ini dinilai sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan harian ribuan santri dan santriwati yang menimba ilmu di pondok tersebut.
“Saya atas nama pribadi dan mewakili para pengasuh pondok pesantren yang lain sangat berterimaksih dan mengapresiasi kepedulian Polres Sampang dan jajarannya kepada masyarakat termasuk di lingkungan pondok ini, ” ungkap KH. Ahmad Ghozali.
Baca juga : *Permudah Akses Kesehatan Pascabanjir, Polri Laksanakan Patroli Medis di Aceh Tamiang* Aceh Tamiang - Polri terus hadir memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Pada Kamis (25/12/2025), Ipda dr. Meyrina Dwi Yanti, personel Bidokkes Polda Jawa Barat yang melaksanakan BKO di Polda Aceh, melaksanakan kegiatan Patroli Kesehatan Polri di wilayah Aceh Tamiang. Patroli kesehatan ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis namun mengalami keterbatasan akses menuju posko kesehatan akibat dampak banjir. Salah satu kendala utama yang dihadapi warga adalah kendaraan bermotor yang terendam banjir sehingga tidak dapat digunakan dan menghambat mobilitas masyarakat. Pada kegiatan patroli kesehatan kali ini, tim medis Polri menyasar Desa Tengku Tinggi, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, dengan sistem jemput bola untuk melayani langsung keluhan kesehatan masyarakat. “Patroli kesehatan ini kami laksanakan untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan datang ke posko kesehatan akibat keterbatasan transportasi pascabanjir. Kami mendatangi langsung warga untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan,” ujar Ipda dr. Meyrina Dwi Yanti. Dalam kegiatan tersebut, tim medis Polri memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan kepada warga serta personel Polri yang mengalami gangguan kesehatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tercatat sebanyak 78 pasien mendapatkan layanan kesehatan, terdiri dari 10 orang anggota Polri dan 68 orang masyarakat. Ipda dr. Meyrina menjelaskan bahwa jenis penyakit yang paling banyak ditemukan pada patroli kesehatan kali ini adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta beberapa kasus luka ringan, yang umumnya disebabkan oleh kondisi lingkungan pascabanjir. Melalui kegiatan Patroli Kesehatan Polri ini, diharapkan keluhan kesehatan masyarakat dapat segera tertangani dan kondisi kesehatan warga Aceh Tamiang tetap terjaga. Polri berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pascabencana.
Pawarta : Ag / red
Dibaca : 4