REFORMASINEW.COM // Tulungagung – Pada saat Patroli, Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi berbagi sembako dengan masyarakat dari berbagai kalangan, khususnya masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi.
Kali ini, Kapolres membagikan sembako kepada penjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Sembari melaksanakan patroli.
“Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini kami bagikan kepada saudara kita penjaga perlintasan kereta tanpa palang pintu”, ucap AKBP Taat, Senin (17/3/2025).
Selain membagikan sembako, Kapolres juga menyelipkan pesan keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) kepada masyarakat, dan mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika ada hal yang memicu gangguan kamtibmas (call 110).
Kegiatan bagi sembako sekaligus patroli kamtibmas ini dilakukan usai salat tarawih, Kapolres juga berdialog langsung dengan masyarakat.
Baca juga : *Permudah Akses Kesehatan Pascabanjir, Polri Laksanakan Patroli Medis di Aceh Tamiang* Aceh Tamiang - Polri terus hadir memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Pada Kamis (25/12/2025), Ipda dr. Meyrina Dwi Yanti, personel Bidokkes Polda Jawa Barat yang melaksanakan BKO di Polda Aceh, melaksanakan kegiatan Patroli Kesehatan Polri di wilayah Aceh Tamiang. Patroli kesehatan ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis namun mengalami keterbatasan akses menuju posko kesehatan akibat dampak banjir. Salah satu kendala utama yang dihadapi warga adalah kendaraan bermotor yang terendam banjir sehingga tidak dapat digunakan dan menghambat mobilitas masyarakat. Pada kegiatan patroli kesehatan kali ini, tim medis Polri menyasar Desa Tengku Tinggi, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, dengan sistem jemput bola untuk melayani langsung keluhan kesehatan masyarakat. “Patroli kesehatan ini kami laksanakan untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan datang ke posko kesehatan akibat keterbatasan transportasi pascabanjir. Kami mendatangi langsung warga untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan,” ujar Ipda dr. Meyrina Dwi Yanti. Dalam kegiatan tersebut, tim medis Polri memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan kepada warga serta personel Polri yang mengalami gangguan kesehatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tercatat sebanyak 78 pasien mendapatkan layanan kesehatan, terdiri dari 10 orang anggota Polri dan 68 orang masyarakat. Ipda dr. Meyrina menjelaskan bahwa jenis penyakit yang paling banyak ditemukan pada patroli kesehatan kali ini adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta beberapa kasus luka ringan, yang umumnya disebabkan oleh kondisi lingkungan pascabanjir. Melalui kegiatan Patroli Kesehatan Polri ini, diharapkan keluhan kesehatan masyarakat dapat segera tertangani dan kondisi kesehatan warga Aceh Tamiang tetap terjaga. Polri berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pascabencana.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Polri Untuk Masyarakat” yang diselenggarakan Polres Tulungagung selama bulan Ramadan, serta untuk mempererat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat”, tandas AKBP Taat.
Pewarta: Agus / Sawung
Dibaca : 127